• Imagen 1 ONE LESS LONELY GIRL
    dyan itu pingint JadIe Yg TeRBaiK bUat SeMUa Iank kEnALL sAMA Dian,, aLL People In the World Lets Be A friend
  • Imagen 2 rafael landry tanubrata
    satu bintang dimana yang lain telah bersinar terang Rafel Landry Tanubrata adlah satu bintang yang bersinar in my soul...
  • Imagen 3 aKgu And My bEYbIe
    aGkU iNGin Dya TeMani DI SeIap Sepi SUnYI HIDUPKU,dIA menGISI hari hari Ku denGAN SENYUMANNYA , ILOVE BROTHER. selalu berharap Kamu baKALANT JAdiE saTU BINTANG DI HATI AYAH ,MAMA DAN Akgu
  • Imagen 3 DDDDDDDDDDDDDDDDDDD
    PUT SOME DESCRIPTION OF YOUR POST HERE
  • Imagen 3 BEST FRIENDS FOREVER
    aKU pIngIN mereKa seLalu di sampingku, menemani dimana pun aku berdiri, mwngangkatku saat aku terjatuh dan mengusap air mataku di saat aku rapuh,, I LOVE U All,, gag ada yang lebih berharga dalam ingkat hidupku selain kalian,, tetaplah menjadi satu kesatuan terindah dalam jiwa ku,,,,,

Datang tanpa cinta pergi dengan cinta

On Kamis, 28 April 2011 0 komentar



Semua berawal dari 2 orang yang dekat dengan ku, seseorang diantara merreka lebih cepat menyatakan cinta kepadaku, walaupun sebenarnya satu orang yang lain yang aku tunggu-tunggu. “seandainya aku menyukai mu bagaimana? Dan aku ingin menjadi seseorang yang berarti di hidupmu, so...?” pintanya kepadaku. Tanpa pikir panjang kata “iya” terucap begitu saja dari bibirku, meskipun saat itu aku baru saja mengenalnya belum ada 1 bulan aku mengenalnya, bahkan tag pernah ada perasaan cinta untuk dia. Perlahan aku mencoba menjalani hubungan itu, beberapa teman dan sahabatku tidak mengizinkan ku tetap bersamanya. Tapi aku tag peduli aku tetap mempertahankan hubunganku dengan nya. sampai sekarang aku mencoba bertahan bersamanya. Sejauh ini aku begitu nyaman di sampingnya dia mampu membuat ku tersenyum dan tersenyum lagi, aku merasa bahagia bersamanya, aku ingin buktikan kepada teman-teman dia adalah laki-laki yang baik dan tag semua anak band itu playboy. Tingkahnya yang apa adanya mampu membuat ku terus tersenyum. Tapi akhir-akhir ini dia berubah, ada satu hal aneh yang mengganggu pikiran ku tentang nya, bukan karena dia ketahuan selingkuh atau semacamnya. Yupz, dia tidak seperti dulu, dia lebih cuek, tag perduli dengan ku, dia benar-benar berubah. Dulu kata sayang selalu terucap darinya, dulu kata cinta selalu ku dengar darinya tapi sekarang dia menghilang begitu saja, tag ada satu pertanda pun dia akan meninggalkan ku sejatuh ini. Setelah dia menhilang aku mencari celah-celah kabar di antara kepergiannya, dan ketika aku mencoba mengakses akun facebooknya, aku melihat banyak hal aneh di situ, hal aneh yang perlahan terasa menyakitkan. Aku tahu sekarang kenapa dia berubah, beberapa kalimat komentar di akun facebook yang dia tulis dan beberapa balasan dari mantan pacarnya itu sudah menjelaskan segalanya. Kalimat perkalimat aku baca tanpa tertinggal satu kata pun, jantungku terasa mati, sakit yang aku tahan terluapkan. Aku juga mengerti, kenapa selama ini dia tag pernah mengganti status berhubungannya dengan ku yang kenyataannya memang aku lah pacar nya saat itu justru tetap mempertahankan statusnya “Menikah Dengan ****” yang jelas-jelas sudah tag ada hubungan apa pun dengannya, yupz menurutku masih ada sesuatu antara dia dengan mantan kekasihnya . Mengapa aku terlalu mempercayai segala ucapannya. Ada perasaan sedih dalam hatiku namun aku juga tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa ku terhadapnya. Aku ingin marah sejadi-jadinya namun aku bingung ingin marah dengan siapa. Semua ini menyadarkanku,betapa bodohnya aku kemarin, aku kecewa. Kenapa harus dia yang terlebih dulu mengungkapkan. Aku tag sanggup terus tersakiti, jika memang dia lebih memilih mantan kekasihnya, aku rela melepaskannya. Siang ini aku menangis di sudut kamarku berteman sebuah netbook ku, ku tulis rasa sakitku dalam untaian kata-kata ini. aku putuskan untuk mengakhiri hubungan tanpa keseriusan ini secepatnya. aku tag mau terus di bohongi terus tersakiti terus terhianati oleh cinta yang hampir membuatku melayang bahagia di atas luka yang tag pernah aku duga kalau akhirnya dia buat dengan cinta itu sendiri. Saat aku mulai mencintainya, dia justru menyia-nyiakan perasaan ini, mengapa dia harus pergi saat aku mulai mencintainya. Dan sekarang aku harus tegar, melepaskannya. Malam itu keputusan ku sudah bulat, meski menahan sayang yangterpendam, aku harus rela. Karna pada kenyataannya dia tag pernah menganggap ku ada.

Aku memang menerimanya tanpa cinta tapi sekarang dia pergi dengan cinta ku,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!

yangseku,

On Jumat, 22 April 2011 0 komentar

pelukan sayang dari hati
kini tak terbendung lagi
yang telah lama kau ku nanti
kau pujaan hati

* kau genggam erat tangan ini
seakan tak ingin kau pergi
kau peluk erat tubuh ini
kau pujaan hati


biarkanlah kata sayang kan selalu terucap
biarkanlah kata cinta kan selalu ku dengar
karna kaulah kekasih hati yang selama ini memang ku cari




biarkanlah kata sayang kan selalu terucap
biarkanlah kata cinta kan selalu ku dengar
karna kaulah kekasih hati yang selama ini mengisi hati

On Rabu, 13 April 2011 0 komentar



gamaliel_ cuma aku

On 0 komentar


Memang tak pernah
Firasat ku salah
Kau telah ah ah ah
Terbawa ah ah ah

Harus ku terima
Pahit kenyataan
Berpisah ah ah ah
Terpaksa ah ah ah

Ku rela karena ku harus
Dan hidup berjalan terus

Mana sumpah cinta sampai mati
Apa yang kau ucap tak terbukti
Siapa yang paling tepati janji
Cuma aku cuma aku

Harus ku terima
Pahit kenyataan
Berpisah ah ah ah
Terpaksa ah ah ah

Ku rela karena ku harus
Dan hidup berjalan terus

Mana sumpah cinta sampai mati
Apa yang kau ucap tak terbukti
lyricsalls.blogspot.com
Siapa yang paling tepati janji
Cuma aku cuma aku
Cuma aku cuma aku

Dulu kau bilang cuma aku
Yang menjadi takdir cintamu
Namun ternyata itu dulu
Disaat nyata ada di hidupmu
Yeah mana...
Apa... tak terbukti

Siapa yang paling tepati janji
Cuma aku cuma aku
Hey mana...
Sumpah cinta sampai mati
Apa... apa...
Yang kau ucap tak terbukti
Siapa yang paling tepati janji
Cuma aku cuma aku
Cuma aku cuma aku

GAGAL ITU BUKAN AKHIR

On Senin, 11 April 2011 0 komentar


“gagal lagi ndi!” katanya kepadaku, hari ini aku dan Avri duduk bersama di depan kelas, dia bercerita panjang lebar tentang pacar barunya. “aku gag nyangka secepat ini hubunganku ma dia kandas gitu aja!, bayangin aja aku yang selalu ada buat dia dan selalu menyayangi dia harus tersingkir jauh-jauh dengan kedatangan orang ketiga!” lanjutnya kepadaku, aku tetap mendengarkan cerita demi ceeritanya baik baik, sambil terus menyebarkan pandangan ke seluruh sudut sekolah.
“menurut aku dia cewek yang baik, hanya waktu aja yang maksa dia buat nyakitin aku” ujar nya sekali lagi, aku menoleh ke arahnya,
“aku gag habis piker dengan jalan pikiranmu vri. Jelas-jelas kamu di hancuruin berkeping-keping gitu masih aja bisa tersenyum lebar kaya gitu, terus masih bisa lagi muji-muji dia. Sebenernya kamu tu punya perasaan gag siih?” tukas ku keras aku tak peduli tanggapan apa yang akan dia tumpahkan kepadaku. Dan Avri hanya tersenyum masam,
“jangan bilang kalo kamu masih berharap ma dia?” Tanya ku penasaran, sekarang aku menjadi lebih aktif bertanya.
“mungkin!” jawabnya singkat, saat itu aku ingin sekali menendang nya, aku ingin menyadarkan Avri tentang semua penantiannya yang sia-sia toh masih banyak cewek-cewek di SMA ini yang berharap untuk dekat dengannya, termasuk aku. Ups ngaku juga deh, aku udah suka dengannya mungkin sekitar 2 tahun yang lalu, ketika kita pertama kali ketemu di perpustakaan sekolah. Saat itu dia di mintai bantuan oleh salah satu guru pengajar untuk membawa beberapa buku tebal, karena jumlahnya terlalu banyak aku tidak sengaja berpikit untuk membantunya dan finally, yups kita kenalan, temenenan, temenan, temenan dan sampai sekarang tetep temenan meskipun di dalam hatiku yang paling dalam aku ingin jauh lebih dekat dengannya tidak hanya sekedar berteman saja.

Tak terasa bel masuk berbunyi, semua siswa beduyun-duyun memasuki kelas masing-masing. Ini adalah jam pelajaran matematika dari luar kelas seorang guru perempuan setengah tua namun belum menikah masuk kedalam kelas kami, dia adalah guru matematika kami yang bernama Ibu sandra, semua anak terdiam, semua mata tertuju kepada orang yang masuk kelas kami itu, namun bukan Ibu Sandra lah yang mereka lihat, semua mata mengarah kepada seorang gadis seusia ku yang berjalan di belakang Ibu Sandra, “siapa cewek itu?” tanya ku dalam hati. Semua terdiam , aku mengamati sudut demi sudut gadis itu dari wajah turun kebawah hingga ujung sepatunya tak luput dari pandanganku, “yupz dia anak baru!” jawab ku dalam hati.

“anak-anak siswi ini adalah siswi pindahan dari (Ibu. Sandra menyebutkan suatu sekolah menengah atas di kota kami)” ucap Ibu Sandra. “silahkan memperkenalkan diri!” Ibu sandra menyuruh cewek yang berdiri di depanku itu untuk memperkenalkan dirinya, perlahan gadis itu melangkah satu langkah ke depan dan mulai memperkenalkan diri,
“saya Jasmine, semoga kita bisa menjadi teman yang baik,,,!” ucap Jasmine kepada semua yang ada di ruangan kelasku itu sambil berjalan ke arahh ku dan duduk di bangku sebelah ku yang kosong sejak Avri memutuskan untuk duduk di bangku deretan paling depan. Aku sempat melirik ke arah Avri pandangannya tidak lepas dari cewek yang sekarang duduk di sampingku itu, dia terus menatapnya hingga jasmine mendapati Avri tengah melihatnya lekat-lekat, segelintir senyum tersumbing di bibir keduanya, aku berpikir sebentar lagi bakal ada satu kejadian yang menggemparkan sekolah.
Dan Really, gak lama setelah kedatangan murid baru itu Avri berubah dia lebih terlihat bersemangat memulai kelas padahal belum ada 2 hari yang lalu dia baru putus dengan si cewek pecundang itu. Sekarang dia lebih seperti seorang wanita menurutku, lebih suka memperhatikan penampilannya, mungkin untuk membuat si murid baru Jasmine terpesona dengan nya.
***

Aku pikir dia Cuma iseng-isengan aja deketin jasmine tapi ternyata aku salah, Avri tetaplah cowok SMA yang bisa di bilang Playboy,,ehm.. gag butuh waktu lama sebentar ajaAvri udah bisa jadian sama Jasmine. Aku? Sebel sih, knapa harus jasmine ? kenapa Avri gag ngajak aku aja buat jadi pacarnya. Pagi itu aku dan Avri tengah mengobrol asyik tentang aplikasi Photoshine, tiba-tiba Jasmine menghampiri kita berdua, dengan senyum yang menurutku tidak asli, jasmine mengulurkan kotak makanan. Avri pun menerimanya dengan senyum yang... ih... gag banget deh.
“Makasih, !” kata Avri pelan kepada Jasmine. Jasmine hanya tersenyum dan sempat melirik ke arahku. Aku merasa terganggu dengan tatapan jasmine kepadaku saat itu, tatapannya seolah menginginkan aku untuk menjauh dari tempat itu mungkin biar dia bisa berdua dengan Avri , tapi aku gak mau gitu pergi dari tempat itu. Aku duluan kan yang duduk di situ dengan Avri, lagian siapa sih jasmine? Diakan Cuma pacar dari sahabat aku.
“ehm ndi?” panggil Avri pelan. Sambil melirik ke arahku, “bisa tinggalin kita berdua gak?” pinta nya pelan. Akuu tersentak hampir saja aku merasa lebih penting untuk di utamakan dari pada jasmine tapi.. tidak saat itu. Yah aku mulai marah kepada Avri. Dia mulai mementingkan jasmine dari pada aku yang telah lama menjadi sahabat karibnya.
Aku segera pergi meniggalkan tempat itu, aku sempat menghentikan langkah kakiku, berharap ketika aku berbalik melihatnya Avri akan menahan ku untuk pergi. Tapi yupz, semuanya Cuma harapan semu ku yang gag mungkin terjadi.
***

ANTARA ANGIN PERUBAHAN SAHABAT DAN KEKASIH

On Kamis, 07 April 2011 0 komentar

ANTARA ANGIN PERUBAHAN SAHABAT DAN KEKASIH

best friend forever

On Sabtu, 02 April 2011 0 komentar





mereka AdaLAH sEBUah Cahaya dalam HidupKu,, mesKI tag selalu mereka bersinar SEPERTI YANG aGku IngIN NAMUN mereka slalu bersinar terng di jiwaku,,,, mereka adalah hal yang paling berharga buat ku,,, sahabat yng tak pernah putus tag PerNAH mENJATUHKANKU JUSTRU SLALU MNgangkatku terbang tinggi melompat lebih jauh ,,, berjalan ke depan in bright future.....agKu Tag INgiN mEreKa HilANg DarI kEhidUPaN Ku... BagIKu mEreKa segAlANyA,, sAhaBAT SELAMANYA,, Dan sELAMANYA,,,my best friend forever..............tetaplah di hatiku buat selamanya,,,